Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2016

Mengemas Paket Wisata Ala Timur Tengah di Negeri Sendiri





 “Timur tengah” begitulah julukan negeri padang pasir ini. Timur tengah merupakan sebuah wilayah yang secara politis dan budaya merupakan bagian dari benua Asia, atau Afrika-Eurasia Perpaduan 2 unsur budaya yaitu Asia dan Afrika yang sangat unik dan menarik. Tidak heran jika di tempat ini lahir budaya dan peninggalan kuno yang mampu melirik perhatian wisatawan asing. Ada hal-hal menarik yang akan penulis bahas dalam esai ini seputar khasanah budaya timur tengah diantaranya yaitu tentang peninggalan dan tempat-tempat wisata menarik di Timur tengah, keindahan arsitektur timur tengah, fashion ala timur tengah hingga kuliner khas timur tengah.Jika kita lihat betapa eksotisnya tempat-tempat wisata di Timur Tengah, kita akan terbuai dengan pesonanya yang begitu menawan seperti gunung Sinai, laut Merah, sungai Nil Piramid, Sphinx dan yang tak kalah dahsyatnya adalah keberadaan salah satu keajaiban dunia yang menjadi kiblat umat muslin di seluruh penjuru dunia yaitu Ka’bah di kota Mekkah.

Dari berbagai macam tempat wisata Timur Tengah yang telah disebutkan penulis diatas ada beberapa hal yang unik di samping keelokan pemandangan alamnya yaitu ciri khas arsitekturnya. Konon pada zaman dahulu banyak para arsitek, seniman,  scientist, ahli kesehatan, ahli matematika, dan penemu-penemu hebat lainnya yang berasal dari arab. Namun karena adanya problematika masa lampau sehingga nama-nama mereka jarang kita temui bahkan banyak yang tidak kita kenal. Padahal dahulunya Timur tengah menjadi pusat ilmu pengetahuan. Seiring berjalannya waktu muncullah nama-nama scientist dari barat hingga akhirnya negara barat menjadi kiblat seluruh dunia. Namun tidak dapat di pungkiri jika penemuan dan hasil karya cipta orang-orang arab masih dapat kita temui dimana-mana. 

Warisan budaya timur tengah mudah sekali tersebar dan dikenal dunia karena sesuai dengan sejarahnya banyak sekali penduduk timur tengah yang berhijrah di berbagai sudut bumi ini. Mayoritas dari mereka adalah para pedagang. Selain berdagang mereka juga menyebarkan agama islam ke seluruh penjuru dunia termasuk ke Indonesia. Para pedagang juga mendekati para raja sehingga di Indonesia bermunculanlah kerajaan-kerajaan islam seperti samudra pasai, kerajaan aceh, kerajaan banten, demak, dll yang pada akhirnya mewariskan berbagai peninggalan bangunan-bangunan bercorak timur tengah.  Di Indonesia pun juga banyak penduduk keturunan arab sehingga sering kita dengar adanya “kampung arab”. Arsitektur khas timur tengah bisa di lihat dari atapnya yang berbentuk kubah dan lancip di tengahnya, terdapat menara-menara, tulisan arab, dll. Contoh-contoh bangunan yang bercorak timur tengah di Indonesia adalah seperti Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh yang bentuk kepala semua kubah sama, yakni bulat berujung lancip, khas paduan arsitektur Timur Tengah dan Asia. Masjid Istiqlal yang pada bagian dalam kubah masjid yang berhiaskan kaligrafi merupakan hasil adopsi arsitektur Timur Tengah. Masjid Agung Al-Barkah Bekasi, masjid dirancang lebih modern, namun tetap mencirikan arsitektur timur tengah. Masjid Cheng Ho Surabaya yang selebihnya hasil perpaduan arsitektur Timur Tengah,Jawa dan Tionghoa. The Pade Hotel Aceh Besar yang terletak di kota Banda Aceh dengan dekorasi hotel yang mengambil inspirasi dari arsitektur modern Timur Tengah berikut pohon-pohon palemnya yang menghiasi taman hotel seperti suasana taman di Timur Tengah. Dan masih banyak lagi bangunan khas timur tengah lainnya yang perlu di jaga agar tidak  terkikis zaman. 

Tidak hanya arsitekturnya yang menarik, makanannya pun juga banyak yang di produksi di Indonesia karena pencinta kuliner arab di Indonesia juga cukup banyak contohnya seperti kebab turki, roti maryam, gule kacang ijo, gule kambing, kambing oven-bakar, nasi briani, nasi tomat, dan tentu saja nasi kebuli. Itu semua adalah makanan-makanan khas timur tengah yang sarat akan cita rasa dan rempah-rempah timur tengah.  Selain makanannya yang lezat, di pasaran juga sering kita jumpai fashion style timur tengah salah satunya yaitu baju kurung khas timur tengah. Ciri khas baju kurung adalah rancangan yang longgar pada lubang lengan, perut, dan dada. Pada saat dikenakan, bagian paling bawah baju kurung sejajar dengan pangkal paha, tetapi untuk kasus yang jarang ada pula yang memanjang hingga sejajar dengan lutut. Baju kurung tidak dipasangi kancing, melainkan hampir serupa dengan t-shirt. Baju kurung tidak pula berkerah, tiap ujungnya direnda. Beberapa bagiannya sering dihiasi sulaman berwarna keemasan. Baju kurung yang saat ini sedang trand di Indonesia yaitu berupa jubah panjang dengan motif perpaduan. Pakaian ini sangat di gandrungi, khususnya para muslimah karena baju ini selain unik juga cukup menutup aurat.

Maka dari itu jika kita ingin jalan-jalan ke luar negri namun tidak memiliki uang banyak untuk pergi kesana, cukuplah bagi warga Indonesia dengan berjalan-jalan di negri sendiri. Karena banyak sekali budaya Timur Tengah yang bisa kita temui di Indonesia. Jika hal ini di garap serius oleh pemerintah dan wirausahawan bidang pariwisata, maka warisan budaya Timur tengah ini akan tetap terpelihara bahkan bisa dijadikan paket wisata religi menarik yang mengajak wisatawan berkeliling melihat eksotisme warisan budaya Timur Tengah di negri sendiri. Dengan paket wisata ala timur tengah ini, wisatawan akan di giring ke tempat-tempat Timur Tengah ala Indonesia seperti ke masjid-masjid bergaya Timur Tengah, ke makam bersejarah islam, pasar Arab yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas Timur tengah seperti baju, kurma, susu onta,pernak-pernik hingga sovenir, lalu dilanjutkan menuju kampung Arab yang mayoritas warganya keturynan arab asli, keraton-keraton bersejarah Islam, restauran Timur Tengah hingga beristirahat di hotel bernuansa Timur Tengah. Untuk menikmati paket wisata ini tidak harus mahal bukan??? Cukup berjalan-jalan di negeri sendiri maka kita akan terhipnotis olehnya.

Minggu, 25 Desember 2016

Menguatkan Produk Lokal dengan Branding And Unique Packaging Sebagai Langkah Mengoptimalkan Kualitas Produk Umkm




Berdasarkan KTT ASEAN ke 12 pada  bulan januari 2007, para pemimpin menegaskan komitmen mereka yang kuat untuk mempercepat pembentukan komunitas ASEAN pada tahun 2015 yang diusulkan  di ASEAN Visi 2015 dan ASEAN  Concord II, dan menandatangi Deklarasi Cebu tentang percepatan pembentukan komunitas ASEAN pada tahun 2015. Maka pada tahun 2015 ini Indonesia telah resmi ikut serta dalam MEA. 
MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan ajang dimana produk-produk luar bisa dengan mudah masuk ke Indonesia bahkan sebaliknya. Sebelum MEA dimulai, kita tahu bahwa di negara kita ini sudah banyak sekali produk yang masuk. Baik itu makanan, minuman, tekstil, elektronik, dan sebagainya. Menurut data BPS menunjukkan angka kenaikan produk impor Indonesia Agustus 2014 mencapai US$14,79 miliar atau naik 5,05 persen dibanding Juli 2014. 
Demikian pula jika dibanding Agustus 2013 naik 13,69 persen. Pangsa pasar produk makanan minuman pada tahun lalu mencapai 6% setara US$4 Miliar dari total omzet. Untuk tahun ini pasar produk makanan impor bisa menyentuh US$ 7,3 Miliar. Selain itu, omzet penjuala dan minuman di Indonesia tahun 2012 deperkirakan mengalami kenaikan sebesar 5-13% di banding dengan tahun lalu yang hanya mencapai 650 triuliun. Sedangkan total impor produk pangan pd th 2012 di proyeksi 10-15 % setatra US$4,4 miliar US$ 4,6 MILIAR.
DI bandingkan tahun lalu. Jika ini dibiarkan berlarut-larut maka akan mengancam keberadaan produk lokal. Produk impor banyak yang membanjiri pasar dikarenakan produk-produk ini memiliki harga yang murah namun kualitasnya juga bagus. Tidak hanya itu, produk impor juga memiliki packaging yang menarik sehingga masyarakat lebih tertarik memabelinya. Ini adalah PR besar untuk pemerintah dan pelaku usaha di Indonesia utamanya adalah para UMKM untuk meningkatnkan kualitas produknya karena diantara banyaknya produk local yang ada sangat minim yang sudah melakukan penguatan branding dan packaging dengan baik.
 
 Tujuan dari penguatan branding dan packaging ini adalah produk-produk lokal mempunyai nilai plus dari yang sebelumnya, dengan pemberian brand maka di harapkan produk tersebut mudah di kenal masyarakat luas. Sedangkan dengan pemberian packaging yang menarik akan menarik simpatik pembeli untuk membeli produk tersebut memperkuat daya saing dalam kompetisi MEA yang di mulai pada tahun 2015.
 
Manfaat yang akan dirasakan oleh para pelaku usaha akan lebih meningkatakan dan mengguntungkan penjualan produk dan secara tidak langsung akan mengiklankan membuat pelanggan ingat. Langkah-langkah dalam penguatan branding dan packaging ini adalah pemerintah yakni dinas perkoperasian dan UMKM harus mensosialisasikan tentang pentingnya pemberian branding dan packging. Memberikan layanan konsultasi brand dan packaging untuk UMKM secara gratis. Membantu mempromosikan branding produk UMKM pada masyarakat. Dengan begitu masyarakat mampu meningkatkan daya saing produk  produk local agar tidak kalah saing dengan produk luar dalam menghadapi pasar bebas Asia.

Wabah "Om Telolet Om"





Awalnya saya tidak paham dengan beberapa teman yang menggunakan meme, gambar editan maupun hastagh di social media dengan kata OM TELOLET OM. Saya kira itu judul lagu dangdut terbaru. Tapi ternyata dugaan saya itu salah.

Ya. Setelah saya telusuri ternyata OM TELOLET OM menjadi booming Karena beberapa anak dari Jepara meng-upload bunyi klakson bus yang mereka rekam berbunyi TELOLET.  Biasanya siang atau sore hari sepulang sekolah mereka berdiri di pinggir jalan sambil berteriak OM TELOLET OM pada bus yang melintasi jalan tersebut. Bahkan ada yang membawa tulisan OM TELOLET OM agar si pengemudi bus menyalakan klakson unik tersebut.

Lama kelamaan, kebiasaan ini ternyata tidak dilakukan oleh anak-anak saja. Orang dewasa pun ikut melakukannya. Bukan tanpa maksud apa-apa. Mereka melakukan ini semua hanya untuk bersenang-senang saja alias just have fun. Bahkan ada yang menunggu dengan setia setiap kedatangan bus yang datang.
Lama-kelamaan OM TELOLET OM viral di medsos. Bahkan tidak hanya di jepara melainkan di seluruh Indonesia. Artis-artis kelas internasional pun menggunakan #omteloletom di sosmed mereka.

Sebagian orang mungkin bingung apa uniknya dari bunyi telolet ini karena memang gaya dan tingkat humoris masing-masing jelas berbeda. Bagi pecinta bis mania bunyi klakson telolet sudah biasa. Barangkali ini terlihat kampungan. Tapi dengan adanya wabah OM TELOLET OM ini ada hikmah yang bisa kita ambil yaitu bahwa “bahagia itu sederhana”. Untuk membuat bahagia, orang-orang di sekitar kita ceria dan tertawa riang bisa dilakukan hal-hal sepele dan tak perlu mahal. 

Kamu masih penasaran dengan keunikan klakson telolet? Berdiri dipinggir jalan sambil berteriak OM TELOLET OM dan rasakan sensasinya !!!

Eits, tapi hati-hati ya. Jaga keselamatan karena jalan raya adalah area berbahaya. Untuk para om-om pengemudi bus, tetap tertib ya Om. Jangan sampai klaksonnya jadi polusi suara dan mengganggu ketertiban lalu lintas.

Salam OM TELOLET OM. 

Fakta Seputar Home-Schooler




Home-Schooler? Siapakah yang disebut home-schooler?

Home-schooler  atau pesekolah rumah adalah mereka yang yang memutuskan untuk menempuh pendidikan di jalur pendidikan nonformal atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan home-schooling. 

Sebagian besar masyarakat Indonesia kurang begitu paham apa dan bagaimana home-schooling itu. Memang benar adanya jika home-schooling masih sebatas dinikmati oleh kalangan tertentu, misalnya saja artis. Artis memiliki jadwal cukup padat sehingga membutuhkan waktu belajar yang fleksibel dan tidak terikat.

Saat ini di Indonesia sudah bermunculan lembaga-lembaga home-schooling, misalnya Home-Schooling Kak Seto, Home Schooling Sekolah Dolan dan Home-Schooling Primagama. Namun lembaga-lembaga nonformal ini kurang begitu eksis dibanding dengan keberadaan lembaga pendidikan formal SD, SMP dan SMA pada umumnya. 

Saya sebagai tutor instansi pendidikan nonformal sering dihadang oleh pertanyaan-pertanyaan masyarakat seputar home-schooler. Dan yang paling sering ditanyakan adalah “apakah home-schooler dapat menyebabkan anak menjadi individualis?” Dengan tegas saya jawab “TIDAK”. 

Mengapa demikian? Berikut akan saya paparkan fakta seputar home-schooler.

1. Home-schooler memang belajar di rumah dan yang menjadi guru utama adalah orangtua. Orang tua akan diberi kurikulum dan panduan mengajar oleh lembaga home-schooling yang diikuti. Tapi jika orangtua tidak mampu melakukannya sendirian maka solusinya adalah memanggil guru untuk didatangkan ke rumah. Orangtua bisa mendatangkan guru khusus mata pelajaran atau guru yang berhubungan dengan minat dan bakat anak.  Seperti musik, tari, olahraga, dan sebagainya. Sehingga bagaimanapun juga anak akan tetap berinteraksi dengan orang luar.

2. Lembaga home-schooling memiliki program pembelajaran yang beraneka ragam. Ada kalanya home-schooler belajar mandiri di rumah. Ada kalanya juga mereka  secara rutin sesuai yang dijadwalkan harus datang ke lembaga home-schooling yang menaunginya. Pada saat  jadwal datang ke lembaga, mereka akan bertemu dengan home-schooler lainnya dan melakukan pembelajaran klasikal sesuai dengan tingkatannya

3. Home-schooler biasanya ada yang memilki komunitas belajar. Anggota komunitas belajar bisa terdiri dari para home-schooler yang tempat tinggalnya berdekatan sehingga bisa belajar bersama. Para orangtua bisa saling berkolaborasi untuk menjadi tutor belajarnya. Misalnya orangtua si A ahli dalam bidang seni, orangtua si B ahli bidang sains, orang tua si C ahli bidang bahasa. Hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Anak menjadi tidak bosan, tetap memiliki teman dan bahkan hubungannya bisa menjadi lebih erat seperti keluarga.

4. Lembaga home-schooling biasanya memiliki program-program kreatif yang dapat mempererat hubungan antar home-schooler . Contohnya saja camping. Para orangtua dan home-schooler dilibatkan dalam camping bersama. Tujuannya antara lain agar para home-schooler bisa berinteraksi dengan teman lainnya.

Nah, masih berfikir kalau home-schooler itu individualis?